Saat Massa Kepak Sayap Membentuk Convention Hall NICE PIK 2

23 Sep 2026

Saat Massa Kepak Sayap Membentuk Convention Hall NICE PIK 2

Share:

Desain convention hall perlu mampu menerima pergerakan pengunjung dalam jumlah besar, mengakomodasi berbagai skenario acara, serta menyediakan ruang dengan bentang luas. Tantangan ini menjadi dasar perancangan Nusantara International Convention & Exhibition Center atau NICE PIK 2 di Pantai Indah Kapuk 2.

Proyek yang dirancang PTI Architects (PT Prada Tata Internasional), dengan Ar. Shakuntala Kartikasari, IAI tercatat sebagai karya Steel Architectural Awards Indonesia 2026 kategori Commercial.

Pendekatan bangunannya juga dapat dibaca dalam konteks arsitektur modern, ketika bentuk, fungsi, struktur, dan material dikembangkan sebagai satu sistem.

 

Massa dan Courtyard dalam Desain Convention Hall Nice PIK 2

Komposisi massa membantu fasilitas convention center berskala besar tetap mudah dipahami pengguna.

Atrium dan Pre-function sebagai Penghubung

Massa bangunan NICE PIK 2 disusun menyerupai kepak sayap kupu-kupu, kemudian dihubungkan melalui atrium dan area pre-function. Ruang transisi ini membantu mengatur pergerakan sebelum pengunjung memasuki exhibition hall.

Pada desain convention hall, pre-function bukan sekadar koridor. Area tersebut menjadi ruang orientasi, pertemuan, dan distribusi pengunjung menuju beberapa acara yang dapat berlangsung bersamaan.

Courtyard untuk Distribusi Pengunjung

Courtyard di tengah kompleks terhubung dengan lanskap serta sungai PIK 2. Susunan ini membantu memecah konsentrasi pengunjung sekaligus membawa ruang hijau lebih dekat ke interior.

Bukaan besar menuju courtyard juga memberi pencahayaan alami pada area pre-function, sehingga sirkulasi menjadi bagian dari pengalaman ruang.

 

Exhibition Hall Fleksibel untuk Berbagai Acara

ChatGPT Image Sep 2, 2026, 01_57_47 AM.png

Fleksibilitas menjadi generator utama dalam penyusunan ruang NICE PIK 2.

Konfigurasi Ruang untuk Kebutuhan MICE

Exhibition hall dapat digabung menjadi area besar atau dipisahkan untuk beberapa kegiatan. Ruang utamanya dirancang bebas kolom sehingga konfigurasi pameran dan convention dapat berubah mengikuti kebutuhan penyelenggara.

Strategi serupa dapat dipelajari pada Indonesia Convention Exhibition ICE BSD, khususnya dalam melihat hubungan antara bentang, fleksibilitas hall, dan sistem atap pada fasilitas (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition) MICE.

Integrasi Area Indoor dan Outdoor

Program ruang NICE PIK 2 berlanjut ke area outdoor sekitar 3 hektar yang dapat menampung festival, pameran kendaraan, maupun kegiatan berskala besar lainnya.

Pendekatan ini membuat desain convention hall tidak berhenti pada interior. Courtyard, lanskap, pre-function, dan area luar ikut menjadi bagian dari skenario acara.

 

Struktur Bentang Lebar dan Sistem Atap NICE PIK 2 Convention Hall

ChatGPT Image Sep 2, 2026, 01_59_53 AM.png

Hall berskala besar membutuhkan koordinasi erat antara struktur dan sistem penutup.

1. LYSAGHT® FLEX-LOK® untuk Bidang Atap Panjang

Penggunaan LYSAGHT® FLEX-LOK® dengan proses roll on site memungkinkan panel mengikuti bidang atap yang panjang sehingga permukaan dapat terbaca lebih konsisten.

Bagi arsitek, strategi tersebut relevan untuk desain convention hall karena bentang besar perlu diselesaikan bersama modul panel, struktur, drainase, dan tahapan konstruksi.

2. LYSAGHT® TRIMDEK® pada Sistem Atap

LYSAGHT® TRIMDEK® juga digunakan sebagai bagian dari sistem atap NICE PIK 2. Kedua profil dikoordinasikan dengan skylight, tepian, talang, dan struktur bentang lebar.

Dalam konteks material, COLORBOND® Steel merupakan material metal berlapis dari BlueScope untuk aplikasi atap dan dinding yang tersedia dalam beragam profil serta pilihan warna.

 

Strategi Desain Convention Hall di Kawasan Pesisir

Lokasi PIK 2 membuat iklim pesisir menjadi salah satu parameter dalam penyusunan massa dan selubung.

Courtyard dan Landskap sebagai Thermal Buffer

Penyebaran massa, courtyard, dan area hijau menciptakan ruang transisi antara eksterior dengan hall. Skylight dan bukaan pada pre-function turut memasukkan cahaya alami ke dalam bangunan.

Strategi ini memperlihatkan bahwa desain convention hall perlu menggabungkan material dengan orientasi, lanskap, dan konfigurasi massa.

Zonasi Ruang dan Pengkondisian Area Aktif

Hall dapat digunakan secara parsial sesuai kebutuhan acara. Sistem pengkondisian ruang kemudian dapat difokuskan pada zona yang sedang aktif.

Fleksibilitas denah dengan demikian tidak hanya berkaitan dengan jenis acara, tetapi juga dengan pola operasional bangunan.

 

Material BlueScope dan Konteks COLORBOND® Steel pada NICE PIK 2

ChatGPT Image Sep 2, 2026, 02_03_36 AM.png

Material menjadi bagian dari hubungan antara bentang, detail konstruksi, dan ekspresi bangunan.

Bangunan convention hall PIK 2 menggunakan bidang atap bernuansa metalik abu-abu yang berpadu dengan fasad ACP metallic dark grey. 

Dalam tahap perancangan, produk untuk bangunan komersial dapat dipelajari bersama pilihan warna standar, terutama ketika bidang atap menjadi bagian dominan dari komposisi bangunan.

NICE PIK 2 menunjukkan bahwa convention center perlu dirancang sebagai jaringan ruang yang fleksibel.

Massa seperti kepak sayap memecah skala, courtyard membantu distribusi pengunjung, dan hall bebas kolom memungkinkan berbagai konfigurasi. 

Sejumlah referensi bangunan komersial juga menunjukkan pendekatan berbeda terhadap hubungan program, struktur, dan selubung. 

Dalam konteks pengembangan fasilitas publik dengan karakter arsitektur yang kuat, Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD memperlihatkan bagaimana struktur dan selubung bangunan dapat membentuk identitas sekaligus mendukung kebutuhan fasilitas berskala besar. 

Sementara itu, Jakarta Premium Outlet menunjukkan bagaimana strategi desain dapat menghubungkan ruang komersial, sirkulasi, dan pengalaman pengunjung. 

Pendekatan tersebut menjadi pembanding bagi Convention Hall NICE PIK 2, ketika bentuk yang terinspirasi dari kepak sayap diterjemahkan menjadi elemen arsitektur yang membentuk karakter sekaligus mendukung fungsi ruang pertemuan.

Pada NICE PIK 2, pelajaran utamanya adalah pentingnya menyatukan massa, sirkulasi, struktur, iklim, dan sistem atap sejak awal. Untuk pengembangan profil maupun detail atap pada proyek komersial, kebutuhan teknis dapat dibahas melalui konsultasi proyek bersama tim COLORBOND® Steel.

 

FAQ

Siapa arsitek NICE PIK 2?

NICE PIK 2 dirancang oleh PTI Architects, dengan Ar. Shakuntala Kartikasari, IAI tercatat sebagai arsitek dalam dokumen proyek.

Apa konsep desain NICE PIK 2?

Massa bangunan disusun menyerupai kepak sayap kupu-kupu dan dihubungkan oleh atrium, pre-function, serta courtyard.

Mengapa exhibition hall dirancang bebas kolom?

Konfigurasi ini memberi keleluasaan dalam mengatur berbagai format pameran, convention, dan kegiatan MICE.

Apa fungsi courtyard pada NICE PIK 2?

Courtyard membantu mendistribusikan pengunjung, menghubungkan massa, memasukkan lanskap, dan membentuk ruang transisi.

Produk LYSAGHT® apa yang digunakan?

Dokumen proyek mencatat LYSAGHT® FLEX-LOK® dan LYSAGHT® TRIMDEK® pada sistem atap NICE PIK 2.

 

Sumber referensi : 

  1. Steel Architectural Award 2026
  2. Referensi para finalis Steel Architectural Award 2026 dari website COLORBOND® 

     3. Referensi Artikel related dari website COLORBOND® steel