22 Sep 2026
Karya Dibya Mahardika Ubah Gudang Lama Jadi Fasilitas Industri Modern
Karya Dibya Mahardika Ubah Gudang Lama Jadi Fasilitas Industri Modern
Share:
Desain gudang lama dapat menjadi titik awal transformasi arsitektur ketika struktur eksisting masih mampu mengakomodasi kebutuhan baru. Pendekatan ini terlihat pada Karya Dibya Mahardika (JTI) di Pasuruan, Jawa Timur, ketika bangunan gudang dikembangkan menjadi fasilitas produksi dan kantor pusat.
Proyek rancangan Ar. Tulus Indranto Utomo, ST., IAI bersama PT Joshie Arenco ini selesai pada 2021 dan tercatat sebagai karya Steel Architectural Awards Indonesia 2026 kategori industrial.
Transformasinya menunjukkan pendekatan berbeda dari pengembangan gudang modern dengan bentang luas, karena strategi utama justru berangkat dari pemanfaatan massa yang sudah berdiri.
Desain Gudang Lama sebagai Titik Awal Renovasi
Struktur dan geometri eksisting menjadi parameter utama dalam menyusun program baru.
Bangunan yang sebelumnya digunakan sebagai gudang perlu menampung area produksi, penyimpanan bahan baku, dan kantor. Karena dimensinya telah terbentuk, proses desain gudang berfokus pada hubungan antar fungsi, sirkulasi, serta pembagian ruang yang sesuai dengan kebutuhan operasional baru.
Alih fungsi dilakukan dengan mempertahankan sebagian besar karakter dasar bangunan. Strategi ini menunjukkan bahwa adaptive reuse tidak selalu membutuhkan perubahan massa secara menyeluruh.
Bagi arsitek, struktur eksisting justru dapat menjadi batas yang produktif untuk menentukan apa yang dipertahankan, diperkuat, dan diperbaharui.
Mengubah Citra Gudang lewat Fasad Baru

Transformasi paling jelas terlihat pada cara fasad mengubah persepsi terhadap bangunan lama.
Lapisan Fasad untuk Menyamarkan Atap Segitiga
Karakter gudang sebelumnya masih kuat terbaca melalui bentuk atap segitiga. Lapisan fasad horizontal kemudian membungkus bagian atas sehingga geometri lama tidak lagi menjadi elemen visual yang dominan.
Pendekatan selubung seperti ini juga berkaitan dengan pembahasan mengenai efisiensi dalam desain gudang modern, ketika fasad dan atap perlu dibaca bersama fungsi serta performa bangunan.
Perkuatan Struktur sebagai Bagian dari Renovasi
Penambahan fasad membawa konsekuensi pada struktur eksisting sehingga perkuatan menjadi bagian dari proses renovasi.
Hal ini penting dalam desain gudang hasil alih fungsi. Perubahan visual tetap perlu dikoordinasikan dengan beban tambahan, substruktur, titik sambungan, dan kondisi struktur yang sudah ada.
Ritme Horizontal Membentuk Identitas Baru

Ekspresi baru bangunan dibentuk melalui arah panel, material, dan permainan komposisi bidang maju-mundur pada fasad.
Panel Metal dan Batu Alam sebagai Komposisi Fasad
Panel metal disusun horizontal dengan beberapa rona abu-abu, lalu dipadukan dengan batu alam pada bidang yang lebih masif. Perbedaan tekstur membantu menciptakan hierarki pada bagian depan bangunan.
Arah horizontal juga memberi kesan massa lebih panjang sekaligus mengurangi dominasi bentuk gudang lama.
Proporsi, Material, dan Arah Pemasangan Panel
Identitas desain gudang ini tidak bergantung pada bentuk yang rumit. Proporsi bidang, perubahan material, permainan komposisi bidang maju-mundur, dan arah pemasangan panel sudah cukup untuk membentuk pembacaan baru terhadap massa eksisting.
Bagi arsitek, strategi tersebut menunjukkan bahwa transformasi fasad dapat dimulai dari keputusan detail yang relatif sederhana tetapi konsisten.
COLORBOND® dan ZINCALUME® pada Selubung Bangunan

Material BlueScope menjadi bagian penting dalam pembentukan kulit baru fasilitas industri ini.
Karya Dibya Mahardika menggunakan ZINCALUME® dan COLORBOND® pada fasad dengan orientasi horizontal dan kombinasi beberapa warna. Gambar proyek juga memperlihatkan corrugated metal sheet sebagai elemen dominan pada selubung bagian atas.
Material tersebut bekerja sebagai kulit kedua yang menyatukan bagian eksisting sekaligus membentuk karakter desain gudang yang lebih representatif untuk fasilitas produksi dan kantor.
COLORBOND® Steel tahun ini telah memasuki usia 60 tahun sebagai merek global material metal berlapis dari BlueScope yang terus dikembangkan menyesuaikan kebutuhan masa kini dan masa depan.
Pada tahap pengembangan desain, referensi material untuk bangunan industrial dapat dibaca bersama pilihan warna standar dengan mempertimbangkan kondisi lingkungan, bentuk fasad, substruktur, dan kebutuhan konstruksi.
Proyek ini menunjukkan bahwa renovasi fasilitas industri dapat menghasilkan identitas baru dengan tetap memanfaatkan sebagian besar bangunan lama.
Penataan ulang fungsi, perkuatan struktur, serta fasad horizontal menjadi tiga lapisan utama transformasi.
Beragam referensi proyek industrial juga menunjukkan bahwa setiap tipologi memerlukan respons berbeda terhadap struktur, program, dan selubung.
Dalam konteks transformasi bangunan serta pengembangan fasilitas industri, beberapa proyek dapat menjadi perspektif tambahan. King Koil Warehouse and Office memperlihatkan bagaimana keterbatasan lahan dapat direspons melalui strategi vertikal untuk mengoptimalkan fungsi gudang dan perkantoran.
Sementara itu, Euroasiatic menunjukkan bagaimana fasilitas industri dapat dikembangkan dengan mempertimbangkan pendekatan desain yang lebih hijau.
Keduanya memberikan pembanding bagi karya Dibya Mahardika, yang mengubah gudang lama menjadi fasilitas industri modern melalui respons terhadap kondisi bangunan eksisting, kebutuhan operasional, serta karakter arsitektur baru.
Bagi arsitek, pelajaran utama desain gudang Karya Dibya Mahardika adalah membaca bangunan lama sebagai sumber keputusan desain. Kebutuhan sistem selubung maupun material untuk proyek industrial dapat dibahas lebih lanjut melalui konsultasi teknis proyek bersama tim COLORBOND® Steel.
FAQ
Siapa arsitek Karya Dibya Mahardika?
Proyek ini dirancang oleh Ar. Tulus Indranto Utomo, ST., IAI bersama PT Joshie Arenco.
Apa fungsi awal bangunan?
Bangunan sebelumnya digunakan sebagai gudang sebelum dikembangkan menjadi fasilitas produksi dan kantor pusat.
Apa tantangan utama renovasinya?
Arsitek perlu memasukkan area produksi, penyimpanan bahan baku, dan kantor ke dalam dimensi serta struktur eksisting.
Bagaimana karakter gudang lama diubah?
Lapisan fasad horizontal digunakan untuk mengurangi dominasi atap segitiga serta membentuk proporsi visual yang baru.
Material BlueScope apa yang digunakan?
Dokumen proyek mencatat penggunaan ZINCALUME® dan COLORBOND® pada fasad, tetapi varian, profil, ketebalan, dan nama warna belum disebutkan secara rinci.
Sumber referensi :
- Steel Architectural Award 2026
- Referensi para finalis Steel Architectural Award 2026 dari website COLORBOND®
- Referensi Artikel related dari website COLORBOND® steel


