Saat Atap Pelana Turun Menjadi Fasad pada Proyek Hunian Tropis IC House

25 Aug 2026

Saat Atap Pelana Turun Menjadi Fasad pada Proyek Hunian Tropis IC House

Share:

Fasad rumah atap pelana pada IC House memperlihatkan bagaimana tipologi hunian yang familiar dapat ditafsirkan kembali melalui hubungan antara bentuk, selubung, cahaya, dan iklim. Pelana tidak berhenti sebagai penutup massa. Geometria membingkai secondary skin, membentuk siluet, menyimpan ruang servis, dan mengarahkan pengalaman dari jalan menuju bagian dalam rumah.

IC House berada di kawasan Citraland Bukit Golf Mediterania, Surabaya, dan dirancang oleh Ar. Jeffri Angkasa, IAI, bersama Angkasa Architects dan merupakan nominee Steel Architectural Awards Indonesia 2026 Tahap II kategori residential. 

Pendekatan tersebut berkaitan dengan ciri-ciri arsitektur tropis, terutama dalam pengolahan naungan, ventilasi silang, bukaan terukur, dan cahaya alami. IC House tidak menerjemahkan respons iklim melalui gestur generik. Setiap perangkat lingkungan ditempatkan sebagai bagian dari komposisi arsitektur.

 

Atap Pelana sebagai Dasar Pembentukan Fasad

ChatGPT Image 28 Jul 2026, 09.07.08.png

Transformasi bentuk pelana menjadi gagasan yang mengatur keseluruhan ekspresi rumah.

1. Siluet Pelana sebagai Pusat Komposisi

Dari arah depan, garis segitiga menjadi elemen yang pertama terbaca. Bentuk ini dipertegas oleh bingkai gelap yang membungkus bidang secondary skin. Keputusan tersebut memberi fasad rumah atap pelana hierarki yang jelas: pelana menjadi struktur visual utama, sedangkan lapisan di belakangnya mengisi kedalaman.

Bidang muka tidak diselesaikan sebagai dinding masif. Pola geometris berongga memperlihatkan cahaya, vegetasi, dan bayangan dari ruang di belakangnya. Pada malam hari, pencahayaan interior mengubah layar tersebut menjadi bagian dari identitas rumah.

Strategi ini relevan dalam eksplorasi arsitektur modern, ketika bentuk dinilai melalui keterkaitannya dengan material, program, dan pengalaman ruang.

2. Secondary Skin sebagai Pengatur Skala dan Privasi

Proporsi vertikal pada muka rumah berpotensi membuat volume pelana terasa dominan. Secondary skin menguranginya melalui permukaan yang lebih berpori. Ritme pola memecah bidang besar menjadi modul yang lebih dekat dengan skala penghuni.

Lapisan ini menciptakan jarak antara jalan dan ruang di belakang fasad. Bukaan visual tetap hadir, tetapi arah pandang menjadi lebih tersaring. Dengan demikian, fasad rumah atap pelana bekerja sebagai perangkat transisi, bukan sekadar batas interior dan eksterior.

Vegetasi ditempatkan pada ruang antara sehingga geometri yang tegas memperoleh lapisan organik. Hubungan tersebut menjaga komposisi tetap presisi sekaligus terasa lebih lunak.

 

Atap sebagai Kulit yang Membentuk Massa

ChatGPT Image 28 Jul 2026, 09.10.18.png

Material penutup dikembangkan sebagai bagian dari volume, bukan elemen yang ditambahkan setelah masa selesai.

1. Kontinuitas Bidang Miring dan Vertikal

Pada beberapa bagian, material atap diteruskan menuju sisi vertikal. Batas visual antara dinding dan penutup atas menjadi lebih tipis, membuat rumah terbaca seperti volume yang dibungkus satu kulit.

Cara ini memperkuat fasad rumah atap pelana karena garis material mengikuti logika bentuk. Sambungan vertikal menegaskan arah kemiringan, sedangkan pertemuan bidang menciptakan ritme dari bubungan menuju tepian.

Pendekatan selubung dapat dibandingkan dengan MG House dan Rumah Emak. Keduanya memiliki skala dan konteks berbeda, tetapi sama-sama menunjukkan bagaimana geometri atap, ritme permukaan, dan hubungan material membangun karakter hunian tropis kontemporer.

2. Program Servis di Dalam Geometri Atap

Salah satu sisi pelana dibuka untuk mengakomodasi area jemur dan tangki air. Program teknis tersebut tidak tampil sebagai volume tambahan yang mengganggu siluet depan. Ia ditempatkan di dalam batas geometri utama dan dilindungi bidang atap pada kedua sisinya.

Bagi arsitek, keputusan ini menunjukkan bahwa desain rumah atap pelana perlu mengintegrasikan kebutuhan operasional sejak tahap konsep. Akses pemeriksaan, posisi peralatan, aliran air, dan hubungan dengan ruang dalam harus dihitung bersama bentuk.

Kejernihan fasad rumah atap pelana lahir dari koordinasi program. Elemen teknis tidak diperlakukan sebagai tambahan pada tahap akhir, tetapi dimasukkan ke dalam organisasi massa sejak proses perancangan.

 

Innercourt dan Skylight sebagai Sistem Lingkungan

ChatGPT Image 28 Jul 2026, 09.09.18.png

Kualitas ruang IC House dibentuk melalui orientasi internal yang membawa udara dan cahaya menuju bagian tengah denah.

1. Innercourt untuk Membuka Kedalaman Massa

Innercourt berada di antara massa bangunan dan menjadi orientasi bagi bukaan di sekelilingnya. Ruang ini memungkinkan udara bergerak menuju area yang tidak langsung berhubungan dengan fasad luar. Kamar, koridor, dan area bersama memperoleh arah pandang yang lebih privat sekaligus tetap terhubung dengan ruang terbuka.

Desain innercourt juga membentuk kontras atmosfer. Fasad depan tampil kuat melalui garis diagonal dan pola geometris, sedangkan bagian tengah menggunakan bidang putih, kaca, kisi, serta vegetasi.

Urutan tersebut menghasilkan rumah yang ekspresif saat dilihat dari lingkungan sekitar dan lebih tenang ketika dihuni. Innercourt pada akhirnya bukan ruang sisa di tengah massa, melainkan perangkat yang menyusun orientasi, ventilasi, pencahayaan, dan pengalaman penghuni.

2. Skylight sebagai Bagian dari Geometri

Skylight ditempatkan mengikuti pertemuan massa dan bidang atap. Bukaan dari atas membawa cahaya menuju bagian tengah sambil mempertahankan dominasi siluet pelana.

Dalam fasad rumah atap pelana, keputusan skylight harus berkaitan dengan arah panel, posisi rangka, flashing, talang, plafon, dan pola bayangan. Luas bukaan perlu dievaluasi menurut orientasi, waktu masuk cahaya, potensi silau, serta karakter ruang di bawahnya.

Skylight juga perlu dibaca dari sisi interior. Posisi bukaan akan memengaruhi arah cahaya pada dinding, lantai, tangga, dan permukaan material. Karena itu, detailnya tidak hanya menyelesaikan pertemuan konstruksi, tetapi juga menentukan atmosfer ruang.

 

Detail Pertemuan sebagai Penentu Kejernihan Bentuk

Ekspresi yang terlihat sederhana menuntut keputusan detail yang disiplin.

1. Talang dan Jalur Air dalam Selubung

Project summary menempatkan atap, skylight, talang tersembunyi, dan elemen tepi sebagai satu sistem. Pada geometri pelana, setiap perubahan arah menghasilkan titik pertemuan yang memengaruhi aliran air.

Talang perlu dirancang berdasarkan luas bidang tangkapan, kemiringan, jalur pipa, akses pemeriksaan, dan kondisi limpasan. Penempatannya juga harus menjaga garis selubung tetap terbaca.

Detail drainase akhirnya menjadi bagian dari bahasa arsitektur. Posisi talang, tepian, dan pipa vertikal turut menentukan apakah fasad rumah atap pelana terbaca sebagai satu komposisi yang utuh.

 

2. Koordinasi Panel dan Bukaan

Ritme sambungan panel perlu diselaraskan dengan bingkai pelana, secondary skin, skylight, serta sudut bangunan. Modul yang kurang tepat dapat menghasilkan potongan kecil atau garis yang berhenti pada posisi yang tidak mendukung komposisi.

BIM, CAD, dan model tiga dimensi dapat membantu memeriksa geometri, struktur, arah panel, posisi talang, serta akses servis. Pada fasad rumah atap pelana, model digital juga berguna untuk menilai tampilan dari jalan, innercourt, dan sudut pandang udara sebelum detail diterjemahkan ke konstruksi.

Koordinasi tersebut penting karena ekspresi IC House bergantung pada ketegasan garis. Perubahan kecil pada posisi sambungan, tepian, atau bukaan dapat memengaruhi keterbacaan pelana sebagai bentuk utama.

 

Produk COLORBOND® Steel untuk Fasad Rumah Atap Pelana IC House

Pemilihan sistem penutup berhubungan langsung dengan geometri, ritme garis, dan karakter bidang.

IC House karya arsitek Jeffri Angkasa ini menggunakan produk BlueScope LYSAGHT® LOCKED SEAM warna Gull Grey. 

Warna Gull Grey mendukung komposisi putih, abu-abu, hitam, kayu, dan vegetasi. Arah sambungan memperjelas kemiringan sekaligus menyatukan bidang vertikal dan bidang atas.

Pilihan palet warna standar untuk proyek sejenis perlu dievaluasi bersama orientasi, luas permukaan, karakter cahaya, serta material pendamping. Warna pada bidang atap yang luas dapat terbaca berbeda ketika dilihat dari jalan, bangunan sekitar, dan sudut pandang udara.

Dalam merancang fasad rumah atap pelana, arsitek perlu menghubungkan pemilihan produk untuk hunian dengan panjang bidang, detail bukaan, sistem penyangga, serta jalur drainase. Referensi penerapan pada proyek residensial membantu membaca bagaimana warna dan profil bekerja pada skala serta komposisi berbeda.

COLORBOND® Steel tahun ini telah memasuki usia 60 tahun sebagai merek global material metal berlapis dari BlueScope yang terus dikembangkan menyesuaikan kebutuhan masa kini dan masa depan.

Penetapan profil, warna, sambungan, dan detail pemasangan perlu didukung gambar kerja serta koordinasi lintas disiplin. Pembahasan kebutuhan teknis proyek dapat dilanjutkan melalui konsultasi proyek bersama tim COLORBOND® Steel.

 

FAQ

Apa gagasan utama IC House?

Gagasan fasad rumah atap pelana IC House adalah mentransformasikan bentuk pelana menjadi pembentuk fasad, kulit bangunan, ruang servis, naungan, dan identitas visual hunian.

Mengapa secondary skin ditempatkan pada muka pelana?

Secondary skin memecah skala bidang, menyaring pandangan, membentuk kedalaman, serta memberi ruang bagi cahaya dan vegetasi di belakang fasad.

Apa fungsi innercourt pada IC House?

Innercourt membawa udara dan cahaya menuju bagian tengah denah, memberi orientasi internal, serta membentuk ruang terbuka yang lebih privat bagi penghuni.

Bagaimana skylight berhubungan dengan atap pelana?

Skylight mengikuti pertemuan massa dan bidang miring. Detailnya perlu dikoordinasikan dengan rangka, flashing, talang, plafon, dan arah panel.

Produk apa yang tercatat pada dokumen IC House?

Dokumen penggunaan produk mencatat BlueScope LYSAGHT® LOCKED SEAM® warna Gull Grey dengan pemasok PT Mitra Sekawan Prima.

 

Sumber Referensi:

  1. Referensi para finalis Steel Architectural Award 2024 dari website COLORBOND® 
  1. Referensi Artikel related dari website COLORBOND® steel